Jet Tempur Jepang Kejar-kejaran dengan Pesawat Pengintai Rusia, Siaga PD 3?

Ketegangan meningkat di langit Jepang setelah pesawat militer Rusia diduga melakukan pengintaian. Baca selengkapnya di sini!

Jet Tempur Jepang Kejar-kejaran dengan Pesawat Pengintai Rusia, Siaga PD 3?
Jet Tempur Jepang Kejar-kejaran dengan Pesawat Pengintai Rusia, Siaga PD 3?. Gambar: cnbcindonesia.com

BaperaNews - Jet tempur Jepang dikerahkan dua kali setelah pesawat militer Rusia diduga melakukan kegiatan pengintaian di atas langit Jepang, Kamis (25/4). Hal ini disampaikan langsung Kementerian Pertahanan Jepang.

Diketahui, ada dua pesawat militer Rusia yang melakukan pengintaian di pagi dan sore hari, masing-masing adalah pesawat pengumpul intelijen II-20M milik Angkatan Udara Rusia dan pesawat patroli maritim II-38M milik angkatan laut Rusia. 

Berdasarkan Laporan Staf Gabungan Pasukan Bela Diri Jepang, pesawat II-20M sempat melakukan penerbangan jarak jauh ke arah barat daya, di sepanjang garis pantai Barat pulau utama Jepang, Hokkaido dan Honshu sebelum akhirnya berbelok menuju markas besar Armada Pasifik Rusia. 

"Kedua pesawat tersebut kemudian berbelok menuju Teluk Peter the Great, tempat markas besar Armada Pasifik Rusia berada, sesuai dengan jalur penerbangannya," tulis keterangan yang dikutip Newsweek.

Manuver yang ditangkap Jepang ini merupakan serangan pertama yang dilakukan pesawat Rusia di tahun anggaran ini. Sebelumnya, sepasang pembom Tu-95MS dan pesawat tempur pengawal Su-30SM terbang di atas laut utara Jepang awal bulan ini.

Baca Juga: Budaya Gila Kerja di Jepang Mulai Luntur, Generasi Muda Utamakan Work Life Balance

Pangkalan angkatan udara Jepang di utara sendiri terakhir kali mengerahkan jet tempur untuk melawan II-20M Rusia pada awal Februari ini. Salah satu dari 174 kali jet Jepang mencegat pesawat militer Rusia pada tahun keuangan 2023 yang berakhir pada 31 Maret.

Sementara itu, peta terpisah yang diterbitkan oleh Newsweek minggu ini menggambarkan lusinan penerbangan di sekitar Jepang yang dilakukan pesawat militer Rusia dan China. Akibatnya, terjadi peluncuran darurat 700 armada angkatan udara Jepang dalam 12 bulan terakhir. 

Jepang sendiri diketahui merupakan sekutu lama perjanjian keamanan AS, berbagi perbatasan maritim dengan Korea Selatan yang juga sekutu AS. Di sisi lain, Jepang juga berbatasan dengan rival potensial seperti China, Rusia, dan Korea Utara.

Sebagai informasi, pesawat II-20M milik Rusia dibuat untuk pengumpulan data intelijen elektronik, membawa antena, radar, dan perangkat keras lainnya untuk sensor dan komunikasi. 

Sedangkan II-38M dibuat untuk perang anti-kapal selam. Pesawat ini bisa dibedakan berdasarkan detektor anomali magnetik di ekornya, serta peralatan dara di badan depan. 

Kedua pesawat ini merupakan rancangan era Uni Soviet. Pada awal bulan ini pesawat II-20M yang dikenal dengan nama pelaporan NATO Coot-A itu juga pernah dicegat oleh jet tempur Jerman di Laut Baltik.

Baca Juga: 3 Jet Tempur Tembaki Penonton Konser Di Myanmar, Tewaskan 60 Orang