Viral, Video Anak Kecil Di Gowa Sulsel Dibanting Usai Dituduh Mencuri Uang, Ini Kata Polisi

Sebuah video viral memperlihatkan anak kecil diberi perlakuan kasar setelah dituduh mencuri uang. Begini penjelasan polisi soal kejadian tersebut!

Viral, Video Anak Kecil Di Gowa Sulsel Dibanting Usai Dituduh Mencuri Uang, Ini Kata Polisi
Anak Kecil Yang Diduga Mencuri Uang. Gambar: Tangkapan Layar/ Facebook

BaperaNews - Sebuah video viral memperlihatkan anak kecil diberi perlakuan kasar setelah dituduh mencuri, video tersebut pun mencuri perhatian warganet di media sosial, video yang pertama kali diunggah di grup Facebook Info Kejadian Makassar Terbaru pada hari Selasa 8 Maret 2022 ini juga mendapat perhatian dari pihak kepolisian.

“Kasian anak kecil dituduh tanpa bukti, ini anaknya sudah yatim piatu diperlakukan seperti ini, dituduh curi uang padahal yang punya uang Cuma salah simpan, miris sekali perlakuan ibu ini, bantu share kejadian, lokasi Gowa Bontonompo Selatan” bunyi keterangan di video tersebut.

Video tersebut berdurasi 27 detik terlihat seorang anak kecil menangis histeris di samping seorang ibu-ibu, ibu tersebut memakai daster bercorak dan sweater abu-abu Nampak membanting anak tersebut dengan keras hingga sang anak menangis kesakitan. Belakangan kejadian tersebut diketahui terjadi di Kabupaten Gowa.

Kasi Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan membenarkan kejadian dalam video tersebut terjadi pada anak di bawah umur, ia menjelaskan kejadian terjadi di Gowa hari Senin 7 Maret 2022 jam 13.00 WITA.

Baca Juga: Kasus Kematian Tangmo Nida Dikabarkan Akan Ditutup Per Hari Ini

Aksi kekerasan dilakukan ibu berinisial SR (36) kepada korban anak KA (11). SR menuduh KA mencuri uang di rumahnya. “Pelaku emosi, kemudian mencari korban, setelah ketemu, pelaku langsung menarik dan mengangkatnya lalu melepaskan korban hingga jatuh di jalan” ujarnya hari Jumat 11 Maret 2022.

Akibat kejadian tersebut lanjut Mangatas, korban mengalami rasa sakit di paha kanan, korban ialah seorang anak yatim dan ibunya pergi menikah lagi.

Polisi masih mendalami kasus ini, diketahui korban saat ini tinggal bersama tantenya. “Karena kejadian kekerasan ini, akhirnya tante korban melaporkan SR ke Polres Gowa, kasus juga diselidiki oleh unit PPA (Perlindungan Anak dan Perempuan)” lanjutnya.

Mangatas pun menghimbau seluruh warga agar tidak asal emosi dan tidak melakukan kekerasan pada anak sebab hal itu bisa berpengaruh pada mental anak. “Saya ajak semua masyarakat untuk jadi yang terdepan dalam melindungi anak-anak terhadap perlakuan kekerasan dari orang yang tidak bertanggung jawab” pungkasnya.

Tentunya SR harus siap menanggung akibat atas perbuatannya yang melakukan tindak kekerasan pada anak di bawah umur dengan proses hukum.

Baca juga: Kronologi Dokter Sunardi HASI Ditembak Mati Densus 88