Ini Alasan Soekarno Pilih Tanggal 17 Agustus Sebagai Hari Kemerdekaan

Pemilihan tanggal 17 Agusutus sebagai hari kemerdekaan memang didasari dengan banyak hal, ini alasan Soekarno pilih tanggal 17 Agustus sebagai Hari Kemerdekaan

Ini Alasan Soekarno Pilih Tanggal 17 Agustus Sebagai Hari Kemerdekaan
Alasan Soekarno pilih tanggal 17 Agustus sebagai Hari Kemerdekaan. Gambar : Facebook.com

BaperaNews - Hari kemerdekaan Indonesia diperingati pada setiap tanggal 17 Agustus. Pada tanggal tersebut di tahun 1945 Presiden Soekarno dan Moh Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia setelah banyak melalui peristiwa - peristiwa serta penjajahan dari negara lain.

Lalu apa alasan Soekarno memilih tanggal 17 Agustus sebagai hari Kemerdekaan Republik Indonesia?

Pemilihan tanggal 17 Agusutus sebagai hari kemerdekaan memang didasari dengan banyak hal. Salah satunya ialah peristiwa - peristiwa yang terjadi pada bulan Agustus 1945 yakni peristiwa Rengasdengklok dan Kekalahan Jepang dalam perang Asia Pasifik.

Peristiwa proklamasi diawali dengan insiden jatuhnya bom atom di Kota Hiroshima pada 6 Agustus 1945. Kemudian, disusul dengan jatuhnya bom atom kedua di Kota Nagasaki pada 9 Agustus 1945.

Peristiwa jatuhnya bom atom tersebut mengakibatkan Jepang mengalami kekalahan dalam Perang Asia Pasifik. Alhasil, Kaisar Jepang Hirohito memutuskan untuk menyerah tanpa syarat kepada sekutu pada 14 Agustus 1945. Keputusan Jepang menyerah tanpa syarat disiarkan melalui radio nasional BBCl pada 15 Agustus 1945.

Baca Juga : Sejarah Dan Makna Bendera Merah Putih Indonesia

Lalu didesak juga dengan adanya peristiwa Rengasdengklok yang menjadi faktor diproklamasikannya kemerdekaan Indonesia. Saat itu, siaran radio nasional tentang Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu terdengar oleh golongan muda.

Golongan muda tersebut, di antaranya Soekarni, Wikana, Chairul Saleh, Yusuf Kunto, dan lain-lain. Mendengar berita Jepang menyerah, mereka mendesak Soekarno untuk segera melaksanakan proklamasi kemerdekaan.

Namun usulan tersebut tidak disetujui oleh golongan tua.

Ketidaksetujuan golongan tua membuat golongan muda menculik Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945. Tujuan penculikan tersebut agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan. Namun, aksi penculikan tersebut tidak membuahkan hasil. Akhirnya, mereka sepakat untuk melaksanakan proklamasi keesokan harinya pada 17 Agustus 1945.

Baca Juga : Unik Dan Spesial! 11 Tradisi Saat Perayaan 17 Agustus Dari Berbagai Daerah Indonesia

Lalu dikutip dari tulisan Lasmidjah Hardi (1984:60) yang dimuat dalam setneg.go.id, ada beberapa alasan Soekarno memilih tanggal 17 sebagai hari kemerdekaan.

Soekarno menyampaikan bahwa dirinya merupakan orang yang percaya terhadap hal-hal mistik. Menurutnya, angka 17 merupakan angka yang suci. Angka tersebut ia yakini dapat membawa harapan. Tanggal 17 Agustus jatuh pada hari Jumat legi, Jumat yang berbahagia dan suci.

Selain itu, dalam Islam, Al-Quran diturunkan pada 17 Ramadan dan jumlah rakaat sholat lima waktu umat Islam adalah 17 rakaat. Maka dari itu, beliau meyakini bahwa 17 merupakan tanggal yang baik untuk melaksanakan proklamasi kemerdekaan. Kebetulan pula, pada 17 Agustus 1945 terjadi saat Ramadan di hari kesembilan. 

Demikian alasan Soekarno memilih tanggal 17 Agustus 1945 sebagai hari kemerdekaan.

Baca Juga : Peristiwa Penting Sebelum Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945