Hadir Dalam DK PBB di New York. Menlu Retno: Kapan Anda Hentikan Perang di Gaza?

Dalam sebuah High-Level Open Debate DK PBB Menlu Retno Lestari Priansari Marsudi menegaskan kepada Dewan Keamanan PBB (DK PBB) untuk segera menghentikan eskalasi konflik Israel-Palestina yang terjadi di Gaza.

Hadir Dalam DK PBB di New York. Menlu Retno: Kapan Anda Hentikan Perang di Gaza?
Hadir Dalam High-Level Open Debate DK PBB di New York. Menlu Retno: Kapan Anda Hentikan Perang di Gaza?. Gambar : Twitter/@Menlu_RI

BaperaNews - Dalam sebuah High-Level Open Debate DK PBB mengenai situasi di Timur Tengah yang diselenggarakan di New York, Menlu Retno Lestari Priansari Marsudi menegaskan kepada Dewan Keamanan PBB (DK PBB) untuk segera menghentikan eskalasi konflik Israel-Palestina yang terjadi di Gaza. Ia mendesak DK PBB untuk segera mengatasi krisis kemanusiaan yang makin memburuk.

"Saya ingin mengingatkan bahwa DK memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga perdamaian dan keamanan, tidak membiarkan perang berkepanjangan atau membantu salah satu pihak melanjutkan perang," tegas Menlu RI.  (24/10/2023) waktu setempat.

Konflik Israel Palestina, khususnya di Jalur Gaza, semakin memanas. Ini ditandai dengan peluncuran 5.000 roket oleh Hamas dan serangan balik oleh Israel. Ribuan masyarakat sipil telah jatuh menjadi korban dalam pertikaian ini.

Menlu Retno mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi ini. Dia menyoroti serangan yang dilakukan Israel terhadap rumah sakit, tempat ibadah, blokade listrik, air, bahan bakar, serta pengusiran warga Gaza. Semua tindakan tersebut, menurut Retno, adalah bentuk bencana dan kejahatan kemanusiaan yang tak bisa dibiarkan.

Baca Juga : Buntut Perang Hamas-Israel, Google Matikan Fitur Maps di Gaza

Menanggapi situasi yang semakin kritis, Indonesia telah bergerak cepat. "Kami tidak membuang-buang waktu dalam memobilisasi dukungan internasional," ujar Retno.

Melalui OKI, ASEAN, dan beberapa pertemuan lainnya, Indonesia telah menyerukan kesatuan suara guna menghentikan kekerasan dan fokus pada isu bencana kemanusiaan. Tiga hal mendesak yang ditekankan oleh Menlu Retno adalah gencatan senjata segera, prioritas pada akses kemanusiaan, dan pengembalian nilai-nilai kemanusiaan pada Dewan Keamanan PBB.

Menlu Retno juga menekankan pentingnya akses bantuan kemanusiaan. "Lebih dari 2 juta nyawa warga Gaza terancam. Konvoi bantuan kemanusiaan terkendala oleh baku tembak. DK PBB harus segera mendesak akses bantuan kemanusiaan yang aman dan lancar serta menghormati hukum humaniter internasional," kata Retno pada Selasa (24/10).

"Saya datang ke sini untuk bertanya kepada Dewan. Bagaimana Anda akan menjalankan tanggung jawab Anda? Kapan Anda akan menghentikan perang di Gaza?" tanya Retno dalam High-Level Open Debate DK PBB di New York, Selasa (24/10).

Di akhir pernyataannya, Menlu Retno menggarisbawahi urgensi solusi dua negara dan menghentikan pendudukan ilegal oleh Israel. "Warga Palestina berhak memperoleh hak dan perlakuan yang setara. Kita semua manusia. Kita semua berhak memiliki rumah. Tolong gunakan kekuatan besar Anda untuk kemanusiaan," tegas Menlu Retno.

Sebagai negara yang aktif di kancah internasional, Indonesia terus berkomitmen untuk memainkan peran aktif dalam mencari solusi perdamaian, khususnya terkait konflik Israel Palestina yang telah berlangsung lama. Dengan adanya desakan dari Menlu Retno, harapannya DK PBB dapat segera mengambil langkah konkret dalam menghentikan konflik dan mencegah lebih banyak korban jiwa.

Baca Juga : Pejabat Kemlu AS Resign Setelah Dipaksa Pasok Senjata ke Israel