Krisis Pangan Korut : Warga Miskin Kelaparan, Orang Kaya Sibuk Makan Sup Daging Anjing

Masyarakat Korea Utara menderita lapar akibat stok makanan yang terus berkurang, namun para orang kaya masih bisa menikmati hidangan paling mahal, sup daging anjing.

Krisis Pangan Korut : Warga Miskin Kelaparan, Orang Kaya Sibuk Makan Sup Daging Anjing
Korea Utara dilanda krisis, orang kaya hanya sibuk makan sup daging anjing. Gambar : Reuters.com

BaperaNews - Korea Utara terancam kelaparan hebat, akibat kenaikan harga pangan dan stok makanan yang terus berkurang. Namun para kelompok orang kaya dan elit justru masih bisa menikmati hidangan paling mahal di Negara tersebut yakni sup daging anjing.

Seorang sumber dari Kota Chongjin, Provinsi Hamgyong Utara menyebutkan kekurangan pangan meluas setelah ada aturan larangan impor sejak awal pandemi Covid-19 tahun 2020 lalu. Harga bahan pangan seperti beras, jagung, dan tepung terus naik.

“Warga frustasi karena mereka menderita (kelaparan)” ujarnya (26/7). Tapi pejabat tinggi pemerintah dan kelas orang kaya berbeda, mereka sibuk mencari restoran sup daging anjing untuk dinikmati. “Mereka hanya mengurus dirinya sendiri” imbuhnya dengan syarat Anonimitas.

Ia mencontohkan sebuah restoran sup daging anjing yang popular di Chongjin, Korea Utara dan tempat lain selama musim panas. Menurutnya, banyak pelanggan datang dari kalangan militer dan pejabat partai buruh yang berkuasa.

“Sejak musim panas lalu, Resto Kyongsong Dangogi telah beroperasi di gedung tradisional Korea berlantai dua di Pohang Square Chongjin. Suatu hari di musim panas dimulai, orang-orang datang ke resto untuk menemukan makanan sup daging anjing” tuturnya.

Baca Juga : Rusia Sebut Korut Kirim Pekerja Atas Hancurnya Donbas Di Ukraina

Kyongsong sendiri ialah resto makanan daging anjing terbesar kedua di Korea Utara (Korut) setelah resti Dangogi Pyongyang, harga anjing di resto tersebut mencapai dua kali lipat dari harga daging babi.

“Saya percaya mantan pemimpin Kim Jong II memberi restoran itu namanya, dia disuguhi daging anjing tiap kali datang ke Hamyong Utara dan tinggal di sebuah hotel dalam resto Kyongsong yang memiliki pemandangan indah” ujarnya.

“Sup daging anjing harganya 12.000 won (Rp 199 ribu) untuk semangkuknya yang sama dengan dua kilogram beras” beber sumber anonim tersebut.

Sumber kedua mengaku baru membeli sup daging anjing untuk ibunya pada 16 Juli, pertama kalinya sejak lima tahun.

“Pada 16 Juli, untuk pertama kalinya sejak lima tahun, saya datang ke resto daging anjing dengan ibu saya, yang sakit demam dan sangat lemah, saya mengenali beberapa wajah pejabat disitu” ungkapnya.

Daging anjing memang tersedia di resto-resto Korut meski legalitasnya masih dipertanyakan di Korea Selatan. Pada tahun 2018, Pengadilan Korsel memutuskan bahwa membunuh anjing untuk diambil dagingnya ialah ilegal, namun tidak dilarang menjual atau makan daging tersebut.