Tragedi Jamban Yeni Rosita, Siluet Kemiskinan Jakarta di Ciliwung

Warga Matrman Yeni Rosita terjeblos di jamban dan terjatuh kedalam Sungai Ciliwung, Ia hanyut dan hilang sebelum akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di kawasan Kapuk Muara. Baca berita lengkapnya dibawah!

Tragedi Jamban Yeni Rosita, Siluet Kemiskinan Jakarta di Ciliwung
Potret Rumah Warga Yang Berada Di Sekitar Kali Ciliwung. Gambar: Detik.com/ Anggi Muliawati

BaperaNews - Pukul 02.30 WIB Yeni meminta Iwan menggeser tubuhnya di tempat tidur karena ia ingin ke kamar mandi atau jamban, rumahnya amat sempit karena berlokasi di bantaran Sungai Ciliwung, Jakarta. Sejenak kemudian, teriakan Yeni Rosita bersama dengan suara kayu patah langsung membuat Iwan kaget.

Iwan langsung bangun dan mencari sumber suara, namun pencahayaan yang kurang membuatnya jatuh terperosok ke lubang di lantai kayu yang lokasinya persis di depan pintu jamban atau kamar mandi rumahnya, disitulah ia tahu, istrinya, Yeni Rosita tadi berteriak karena jatuh di lubang yang sama.

Iwan langsung panik, sempat naik, lalu masuk kembali ke lubang mencari istrinya namun tak ditemukan, pikirannya pun kalut, ia lari keluar rumah mencari pertolongan. Satu jam kemudian, empat petugas pemadam kebakaran datang, perahu diterjunkan untuk menyusuri sungai yang saat itu airnya sedang naik karena hujan deras.

Mencari selama beberapa jam tidak membuahkan hasil, akhirnya 7 jam kemudian di Sungai Kapuk Muara, Jakarta, jenazah Yeni Rosita ditemukan, jaraknya belasan kilometer dari rumahnya di Matraman, Jakarta Timur.

Baca Juga: Pekerja 'Hutan Tanam Industri' Tewas Diterkam Harimau Sumatera di Riau

“Pikiran saya istri saya sudah hanyut, saya merasakan air cepat putarannya, apalagi istri saya” ujar Iwan hari Minggu, 6 Februari 2022 saat ditemui di rumahnya, sehari setelah kejadian.

Lubang tempat Yeni Rosita terperosok hingga tewas terbawa arus letaknya di depan jamban atau kamar mandi bagian belakang rumah Iwan, hanya ditutup beberapa potongan dipan kayu, lubang itu sendiri bukan tempat untuk buang hajat, namun sebagai tempat buang sampah jika air meluap dan menggenangi rumah. Namun toilet rumahnya memang terhubung langsung dengan sungai karena posisi rumah persis di pinggir sungai.

Kondisi rumah liar warga di bantaran kali Ciliwung memang sama sekali tidak menggambarkan mewahnya kota metropolitan Jakarta, lebih menggambarkan siluet kemiskinan disana, rumah yang tidak layak pakai, rumah kecil yang dihuni belasan anggota keluarga, hingga kondisi kebersihan dan kelayakan yang amat kurang.

Akibat kejadian jamban tersebut, kabarnya warga akan direlokasi. “Sudah usul untuk relokasi mereka ke rusun yang dibangun pemerintah” ujar Sekretaris Camat Matraman, Kelik Sutanto Sabtu 6 Februari 2022. Pihak kelurahan, kata Kelik juga sudah mendata warga. Kelik berharap warga bisa direlokasi ke rusun terdekat, salah satunya di Rusun Pasar Rumput kawasan Setiabudi, Jaksel.

Baca Juga: Mobil Tabrak Separator Busway Hingga Terbakar di Senen Sebabkan 2 Orang Tewas