Rusia Serahkan Izin Putin Hadiri KTT G20 ke Indonesia

Rusia buka suara terkait sejumlah Negara barat yang mendesak Indonesia menolak kehadiran Presiden Vladimir Putin hadir di acara KTT G20 Bali Oktober 2022 mendatang.

Rusia Serahkan Izin Putin Hadiri KTT G20 ke Indonesia
Presiden Rusia Vladimir Putin. Gambar : AFP/ Dok. MIKHAIL METZEL

BaperaNews - Rusia buka suara terkait sejumlah Negara barat yang mendesak Indonesia menolak kehadiran Presiden Vladimir Putin hadir di acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali Oktober 2022 mendatang. Kremlin atau Kantor Kepresidenan Rusia menyatakan akan membuat keputusan sesuai situasi yang berkembang.

“Kami akan klarifikasi, bagaimanapun juga, Indonesia yang menjadi penyelenggaranya” ujar Jubir Kremlin, Dmitry Peskov ketika jumpa pers dengan awak media di Moskow hari Kamis 7 April 2022.

Komentar tersebut disampaikan Peskov menanggapi desakan sejumlah Negara barat yang menolak kehadiran Putin buntut operasi militer Rusia ke Ukraina. Sejumlah Negara barat menyampaikan ketidaksenangannya jika Rusia ikut berpartisipasi dalam KTT G20.

Sejumlah Negara barat pun mewanti-wanti kepada Indonesia tentang rasa keberatan tersebut dan membuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah menjadi terdesak, Amerika Serikat mengancam tidak akan hadir di KTT G20 jika delegasi Rusia tetap diundang atau hadir.

Baca Juga : Rusia Klaim Ukraina Ajukan Tuntutan Baru yang Tidak Bisa Diterima

“Presiden Jow telah menjelaskan dan saya setuju bahwa kami tidak akan bisa bersikap biasa saja kepada Rusia dalam lembaga apapun” ujar Menteri Keuangan AS, Janet Yellen. “Biden meminta agar Rusia dikeluarkan dari KTT G20 dan saya telah menjelaskan kepada rekan Indonesia bahwa kami tidak akan berpartisipasi jika Rusia hadir disana” tambahnya.

Jubir pemerintah untuk KTT G20, Dedy Permadi menyatakan Indonesia memang perlu berhati-hati untuk menyikapi konflik Rusia dan Ukraina. “Isu Rusia dan Ukraina saat ini sedang kami dalami dan akan kami sampaikan di forum lain jika waktunya sudah sampai” ujarnya hari Kamis 7 April 2022.

Sedangkan Jubir Kemenlu RI, Teuku Faizasyah meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi atau menanggapi pernyataan AS. “Sebaiknya tak usah berspekulasi, perkembangan ke depan masih sangat dinamis” ujarnya.

Daftar Negara yang menolak kedatangan Presiden Putin ke KTT G20 diantaranya Inggris, AS, Kanada, Polandia, dan Australia. Sedangkan Indonesia pada pernyataan terakhir memutuskan untuk tetap mengundang Putin sebab KTT G20 berhubungan dengan pembahasan ekonomi dan tidak ada sangkut pautnya dengan konflik Rusia Ukraina, hal ini pun didukung Negara lain seperti China dan India.

Duta Besar, Dian Triansyah menegaskan akan tetap mengundang semua Negara termasuk Rusia. “Dunia belum sepenuhnya keluar dari pandemi, banyak Negara khususnya Negara berkembang yang masih sulit untuk mencapai 7 target yang diharapkan KTT G20, kita akan melanjutkan tugas kita sebagaiman presidensi sebelumnya” ujarnya.

Baca Juga : Sekutu Vladimir Putin Di Eropa Minta Rusia Setop Gempur Ukraina