Mulai Hari Ini, Kecepatan KRL Jalur Bogor Naik Jadi 80 Km/Jam

Penumpang KRL Bogor dapat menikmati perjalanan yang lebih cepat dan efisien dengan peningkatan kecepatan maksimal menjadi 80 km/jam.

Mulai Hari Ini, Kecepatan KRL Jalur Bogor Naik Jadi 80 Km/Jam
Mulai Hari Ini, Kecepatan KRL Jalur Bogor Naik Jadi 80 Km/Jam. Gambar : Unsplash/Fachry Hadid

BaperaNews - Mulai hari ini, pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line jalur Bogor dapat sampai ketujuan dengan lebih cepat.

Kecepatan maksimal KRL ini ditingkatkan dari 70 km/jam menjadi 80 km/jam, seiring dengan penyesuaian Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) yang diberlakukan oleh PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) bersama KAI Daerah Operasi 1 Jakarta.

Perubahan GAPEKA ini memulai berlaku pada 1 November 2023. Dampak dari peningkatan kecepatan ini melibatkan berbagai aspek perjalanan KRL, termasuk percepatan waktu tempuh dan perubahan jadwal perjalanan.

Waktu tempuh perjalanan dari Bogor-Manggarai/Jakarta Kota akan berkurang sekitar 7-8 menit, dengan waktu perjalanan yang semula 92 menit menjadi 85 menit. Sementara itu, waktu tempuh perjalanan dari Bogor ke Manggarai akan berkurang dari 70 menit menjadi 62 menit.

Baca Juga : Tak Terima Ditegur Gegara Tak Mendahului Penumpang Turun, Pria Ini Buat Keributan di KRL

Perubahan-perubahan ini berdampak pada jadwal keberangkatan KRL di seluruh stasiun lintas Bogor-Jakarta Kota. Jadwal pemberangkatan di stasiun-stasiun pemberhentian KRL Commuter Line Bogor juga mengalami perubahan sekitar 1-5 menit.

Anne Purba, Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, mengimbau pengguna KRL untuk memeriksa kembali jadwal perjalanannya. KAI Commuter telah menambah dua pemberangkatan awal di Stasiun Bogor pada pagi hari, yaitu pukul 05.25 WIB dan 05.50 WIB.

Untuk memastikan jadwal perjalanan terbaru, pengguna dapat mengaksesnya melalui aplikasi C-Access atau melalui situs web resmi KRL Commuter Line di commuterline.id. 

Dengan peningkatan kecepatan maksimal KRL ini, KAI Commuter juga mengingatkan seluruh masyarakat yang melintas di perlintasan sebidang pada jalur Bogor-Manggarai untuk tetap menjaga keselamatan.

Pengemudi kendaraan yang akan melintas di perlintasan sebidang harus berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup, atau ada isyarat lain yang mengindikasikan prioritas perjalanan kereta api.

Baca Juga : Viral Emak-emak Ribut di KRL Gegara Lihat Penumpang Silangkan Kaki