Jembatan Sepanjang 120 Km Akan Hubungkan Malaysia - Indonesia

Proyek jembatan penghubung antara Malaysia-Indonesia akan dibangun sepanjang 120 KM, nantinya jembatan ini akan memperlancar kerjasama ekonomi Malaysia dan Indonesia!

Jembatan Sepanjang 120 Km Akan Hubungkan Malaysia - Indonesia
Ilustrasi Jembatan sepanjang 120 Km akan hubungkan Malaysia - Indonesia. Ilustrasi Gambar : unsplash.com/Dok. CHUTTERSNAP

BaperaNews - Malaysia akan membangun jembatan penghubung Negaranya dengan Indonesia, Proyek besar ini perlu waktu 20 tahun untuk membangun jembatan sepanjang 120 KM.

Ketua Komite Investasi, Industri, Pengembangan Wirausaha, dan Koperasi Melaka Ab Rauf menyampaikan proyek tersebut ialah pembuatan jembatan sepanjang 120 km yang dikembangkan dengan kerjasama bersama sektor swasta.

Proyek jembatan diperkirakan memakan waktu 20 tahun dan akan menghubungkan Telok Gong di Masjid Tanah Melaka dengan Dumai di Sumatera.

“Usulan proyek jembatan tersebut telah diajukan oleh pihak swasta, kedua Negara para prinsipnya sepakat untuk melakukan studi rinci tentang hal tersebut” ujar Rauf.

“Dari pihak pemerintah Negara bagian, kami telah membawa semua instansi pemerintah untuk mengunjungi daerah dimana rute baru yang diusulkan dibangun kemarin” tambahnya.

Baca Juga : AS Jual Alat Militer Rp 16 Triliun Ke Taiwan Di Tengah Ketegangan Dengan China

Proyek dibangun dengan konsep One Belt, One Road, akan menjadi ikon baru bagi Indonesia dan Malaysia. Proyek jembatan juga melibatkan infrastruktur lain seperti penyebaran lalu lintas, kompleks bea cukai, karantina, imigrasi, dan keamanan, serta Masjid tanah seluas 2.023 Ha.

Pengembangan kawasan dilaksanakan oleh Melaka Corporation dan diharap bisa berkontribusi pada pembukaan kota baru di Masjid Tanah. Jika selesai, keterhubungan itu akan membawa dampak besar untuk pembangunan ekonomi kedua Negara (Malaysia - Indonesia).

“Usulan proyek jembatan diserahkan ke sektor swasta dan kedua Negara secara prinsip telah setuju untuk dipelajari. Di sisi pemerintah, kami telah membawa seluruh badan pemerintah untuk mengunjungi area dimana rute baru yang diusulkan tersebut dibangun” terangnya.

Proyek ini bernilai sekitar US@12,75 Miliar yang dibiayai salah satu Bank besar China yaitu Exim Bank of China.

Panjang jembatan ialah 127,93 km dengan rincian 48,69 km melintasi selat Malaka dan 79,24 km melalui Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Kepri, Riau, Indonesia.

Jika terwujud, daratan Indonesia khususnya Sumatera akan terhubung dengan daratan besar Eurasia.

Visi besar infrastruktur ASEAN dalam Rencana Induk Konektivitas Asean (Master Plan on ASEAN Connectivity) diperkirakan akan terwujud yang akan membantu memperlancar ekonomi Negara - Negara ASEAN khususnya kerjasama Malaysia dan Indonesia.