Turki Ungkap Ada Negara NATO Yang Ingin Perang Rusia Ukraina Terus Berlanjut!

Turki menyebut ada sejumlah Negara NATO ingin perang Rusia dan Ukraina terus berlangsung lebih lama demi bisa membuat Rusia lemah!

Turki Ungkap Ada Negara NATO Yang Ingin Perang Rusia Ukraina Terus Berlanjut!
Presiden Rusia Vladimir Putin. Gambar: Reuters

BaperaNews - Turki menyebut ada sejumlah Negara NATO ingin perang Rusia dan Ukraina terus berlangsung lebih lama demi bisa membuat Rusia lemah.

“Ada Negara-negara di NATO yang ingin perang berlanjut, mereka ingin Rusia jadi lebih lemah” ujar Menlu Turki, Mevlut Cavusoglu hari Rabu 20 April 2022.

Tidak disebutkan Negara apa dimaksud. Sebelumnya Moskow dan Kyiv saling menuding satu sama lain memprovokasi situasi agar perundingan tidak bisa berjalan mulus, Menlut juga menyebut perang Rusia Ukraina seharusnya tidak berlangsung selama ini setelah ada negosiasi dan pembicaraan di Istanbul, Turki awal April 2022 lalu.

“Tetapi setelah para menteri luar negeri NATO bertemu, ada kesan bahwa Negara NATO ingin perang berlanjut, biarkan saja perang berlanjut dan Rusia makin lemah” ujar Menlut menirukan salah satu Negara NATO.

Ungkapan Turki ini muncul setelah Rusia masih menggempur Ukraina terutama di wilayah timur padahal sudah ada negosiasi, padahal sebelumnya Rusia setuju untuk mengurangi kegiatan militernya di Kyiv dan Chernihiv dan Ukraina meminta jaminan keamanan untuk Negara mereka.

Baca Juga: Rusia Tutup Rapat Data Tentara Gugur Untuk Rahasiakan Kerugian Di Ukraina

Turki setelah menjadi tuan rumah negosiasi kedua Negara juga berencana untuk mempertemukan Presiden Rusia dan Ukraina untuk bisa segera mendapatkan kedamaian secepatnya demi kemanusiaan, namun langkah tersebut terhalang karena Turki menganggap ada sejumlah pihak yang memanasi dan ingin perang Rusia Ukraina terus berlanjut hanya demi agar Rusia bisa lebih lemah tanpa mempertimbangkan aspek kemanusiaan.

Sementara itu, Presiden Rusia, Vladimir Putin pada hari Kamis 21 April 2022 memerintah militer Rusia untuk membatalkan rencana menyerang pabrik baja Azovstal di Mariupol Ukraina.

“Saya pertimbangkan bahwa menyerang zona industri tidak diperlukan, saya perintahkan Anda untuk segera membatalkannya” ujarnya.

Namun militer Rusia tetap diperintah untuk mengepung pabrik baja tersebut dimana lokasi tersebut menjadi tempat perjuangan terakhir para pasukan Ukraina.

“Tak perlu memanjat untuk bisa masuk ke ruang bawah tanah dan merangkak di tempat industri tersebut, blok saja semua area yang bahkan lalat pun tak bisa keluar” imbuhnya.

Putin juga mengingatkan sekali lagi agar Ukraina menyerah dan mereka yang menyerah akan diberi jaminan keamanan serta pengobatan bagi yang terluka, di sisi lain, Ukraina terus kukuh tidak mau menyerah.

Baca Juga: Rusia : PBB Tak Pernah Hubungi Putin Sejak Invasi Rusia ke Ukraina