Fahd A Rafiq Apresisasi Timnas Meski Gagal ke Perempat Final Piala Asia

Apresiasi atas usaha maksimal pemain muda timnas Indonesia di Piala Asia 2023. Baca selengkapnya di sini!

Fahd A Rafiq Apresisasi Timnas Meski Gagal ke Perempat Final Piala Asia
Fahd A Rafiq. Doc: Istimewa

BaperaNews - Timnas Indonesia harus menyerah 4-0 dari Australia di babak 16 besar Piala Asia 2023 Qatar, mengakhiri perjalanan mereka dalam turnamen tersebut. Meskipun gagal melangkah ke perempat final, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, melihat banyak pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas timnas senior di masa depan.

Ketua Umum DPP Bapera Fahd El Fouz A Rafiq menyatakan apresiasinya terhadap Timnas Indonesia yang sudah berjuang di kancah piala Asia.

"Kami mengakui usaha maksimal yang diberikan oleh Timnas Indonesia di Piala Asia 2023. Keberhasilan mereka mencapai babak 16 besar adalah langkah positif.” Ujar Fahd A Rafiq, Selasa (30/1).

Dalam pandangannya, Ketua Umum Pssi  menyatakan bahwa tim yang mayoritas berusia muda telah menghadapi lawan-lawan dengan kualitas di atas dan meraih pengalaman berharga. Menurutnya banyak pengalaman yang dapat diambil karena telah menghadapi timnas-timnas besar di kompetisi tersebut.

“Kami berharap PSSI dapat terus mendukung pengembangan bakat-bakat muda untuk meningkatkan daya saing tim nasional di tingkat internasional. Ini adalah investasi untuk masa depan sepakbola Indonesia." Ujar Fahd A Rafiq, Selasa (30/1).

Meskipun Indonesia tertinggal 0-2 di babak pertama melawan Australia, Ketua Umum PSSI memberikan apresiasi kepada pemain yang dinilainya telah tampil maksimal dan tanpa takut. Menurutnya, pemain ini merupakan timnas terbaik Indonesia. Namun, dia menekankan perlunya penyempurnaan taktik dan strategi untuk meningkatkan prestasi tim.

Ketua Umum PSSI optimistis mengenai masa depan timnas karena Indonesia menjadi tim termuda yang berpartisipasi di Piala Asia 2023, dengan rata-rata usia 22,5 tahun. Pemain termuda, Marselino Ferdinan, berusia 19 tahun 2 bulan, sementara pemain tertua, Jordi Amat, berusia 31 tahun.

 

Penulis : AG