Deretan Sumber Kekayaan Crazy Rich PIK Helena Lim Jadi Tersangka Kasus Korupsi Timah

Kejagung sita harta Rp33 miliar dari rumah Helena Lim, simak selengkapnya terkait deretan sumber kekayaan Helana Lim di sini!

Deretan Sumber Kekayaan Crazy Rich PIK Helena Lim Jadi Tersangka Kasus Korupsi Timah
Deretan Sumber Kekayaan Crazy Rich PIK Helena Lim Jadi Tersangka Kasus Korupsi Timah. Gambar : Instagram/@helenalim899

BaperaNews - Helena Lim, dikenal sebagai Crazy Rich Pantai Indah Kapuk (PIK), kini menjadi perhatian setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022.

Penetapan status tersangka ini berawal dari perannya sebagai Manager di PT QSE, di mana ia diduga memberikan sarana dan prasarana untuk kepentingan korupsi tersebut. Kejagung langsung menahan Helena Lim selama 20 hari untuk keperluan penyidikan setelah mengumpulkan cukup bukti.

Dari penggeledahan yang dilakukan di rumah Helena Lim, Kejagung menyita berbagai barang bukti termasuk alat elektronik, dokumen terkait, dan jumlah uang tunai signifikan yang menunjukkan besarnya transaksi yang terlibat. Total nilai uang yang disita mencapai sekitar Rp33 miliar, gabungan dari Rp10 miliar dalam bentuk rupiah dan 2 juta dolar Singapura.

Sumber kekayaan Helena Lim bukan hanya berasal dari posisinya di PT QSE. Sebagai seorang pengusaha, Helena dikenal memiliki bisnis minuman diet bernama DRZLIM Official Fiber Sehat.

Keaktifannya di media sosial sebagai content creator dan penyanyi dengan single 'Pasrah' yang tersedia di berbagai platform musik menambah daftar panjang aktivitasnya.

Helena Lim juga mengungkapkan dalam berbagai wawancara bahwa suksesnya bermula dari usaha penukaran dolar, sebuah kegiatan yang ia mulai saat bekerja sebagai marketing bank di Medan pada tahun 1996.

Baca Juga: Ditahan Kejagung Crazy Rich PIK Helena Lim Jadi Tersangka Kasus Korupsi Timah

Meski kini bergelar Crazy Rich PIK, Helena Lim mengaku bahwa kekayaan yang ia miliki saat ini diperoleh melalui kerja keras.

Dalam sebuah wawancara, ia membagikan kisahnya mulai dari bekerja sebagai marketing bank dengan gaji hanya Rp450 ribu per bulan, hingga akhirnya bisa membeli rumah mewah di PIK seluas 1.000 meter persegi dengan fasilitas lengkap seperti kolam renang dan salon.

Helena juga menegaskan bahwa ia "bukan dari keluarga kaya" dan semua yang ia miliki adalah hasil dari mimpi dan kerja keras.

Kasus korupsi timah yang menjerat Helena Lim mencakup dugaan pelanggaran dalam pengelolaan lahan PT Timah Tbk dengan pihak swasta secara ilegal, di mana hasil pengelolaan kemudian dijual kembali kepada PT Timah Tbk, berpotensi menimbulkan kerugian negara.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung, Kuntadi, menjelaskan bahwa Helena Lim diduga telah memberikan bantuan mengelola hasil tindak pidana melalui PT QSE untuk kepentingan pribadi dan kelompok tertentu dengan dalih penyaluran CSR.

Baca Juga: Intip Jumlah Kekayaan Suami Sandra Dewi, Harvey Moeis, yang Jadi Tersangka Korupsi Timah