Transgender Isa Zega Dikritik Tajam Usai Pakai Hijab Saat Umroh, Disebut Lakukan Penistaan Agama
Isa Zega dikritik tajam usai mengenakan hijab saat umroh. Tindakannya dianggap menistakan agama dan memicu kontroversi terkait aturan ibadah bagi transgender.

BaperaNews - Isa Zega, selebgram yang dikenal sebagai seorang transgender, kembali menjadi sorotan setelah mengenakan hijab dan busana syar’i saat melaksanakan ibadah umroh.
Tindakannya memicu kontroversi di media sosial dan mendapat perhatian serius dari tokoh agama maupun tokoh masyarakat di Indonesia.
Isa Zega, yang lahir sebagai laki-laki sebelum menjalani operasi transgender, terlihat mengenakan pakaian wanita selama menjalankan ibadah umroh.
Dalam unggahan media sosial, ia tampak mengenakan gamis panjang lengkap dengan hijab syar’i. Penampilannya tersebut menuai kritik tajam, terutama dari netizen yang menilai tindakan Isa tidak sesuai dengan ajaran Islam.
Beberapa pihak menegaskan bahwa laki-laki, meskipun telah menjalani perubahan fisik, tetap diwajibkan berpakaian sesuai kodrat asal saat menjalankan ibadah agama.
Anggota DPR RI, Mufti Anam, turut memberikan kecaman terhadap tindakan Isa. Ia menyatakan bahwa perilaku tersebut melanggar nilai-nilai agama Islam dan dapat dikategorikan sebagai penistaan agama.
Menurut Mufti, agama Islam secara tegas mengatur bahwa ibadah dilakukan sesuai dengan jenis kelamin asli, terlepas dari perubahan identitas yang dilakukan oleh individu.
Mufti Anam mengungkapkan bahwa tindakan Isa Zega tidak hanya melukai sensitivitas masyarakat, tetapi juga dapat dijerat dengan Pasal 156A KUHP tentang penistaan agama.
Ia mendorong aparat penegak hukum untuk segera mengambil tindakan terhadap Isa agar insiden serupa tidak terjadi di masa depan.
Baca Juga : Musisi Sista Khalifa Diduga Lakukan Penistaan Agama, Netizen Geram!
“Apa yang dilakukan Isa Zega sangat melanggar hukum agama. Meskipun telah menjalani operasi transgender, ia tetap seorang laki-laki menurut hukum Islam. Menggunakan pakaian wanita saat umroh adalah bentuk pelecehan terhadap agama,” ujar Mufti.
Selain Isa Zega, agen travel yang memberangkatkannya juga menjadi sasaran kritik. Agen tersebut dinilai lalai karena membiarkan seorang transgender melaksanakan ibadah dengan cara yang dianggap tidak sesuai dengan aturan agama.
Menurut informasi yang beredar, agen travel ini dimiliki oleh seorang pengusaha bernama Shella Saukia.
Artis kontroversial Nikita Mirzani juga ikut angkat suara. Dalam pernyataannya, Nikita mengecam tindakan Isa, menyebutnya sebagai bentuk penghinaan terhadap agama Islam.
Ia menilai perilaku tersebut tidak hanya menistakan agama tetapi juga "mengolok-olok" ibadah yang sakral.
Isa Zega bukan kali pertama menuai kritik serupa. Pada tahun 2023, ia juga mendapat sorotan publik setelah melaksanakan ibadah umroh dengan mengenakan pakaian wanita.
Insiden tersebut memicu respons keras dari masyarakat, tokoh agama, dan publik secara luas, yang menilai tindakan Isa tidak menghormati aturan agama.
Baca Juga : Kasus Dugaan Penistaan Agama Wanda Hara: Apa yang Terjadi?