India Berencana Ganti Nama Jadi 'Bharat'

India memutuskan untuk mengganti namanya menjadi Bharat, sebagai langkah menuju penghapusan jejak kolonialisme dan pemulihan identitas aslinya.

India Berencana Ganti Nama Jadi 'Bharat'
India Berencana Ganti Nama Jadi 'Bharat'. Gambar : Reuters/Dok. Adnan Abidi

BaperaNews - Muncul kabar India ganti nama menjadi “Bharat”. Kabar perubahan nama negara dengan julukan Anak Benua ini ramai beredar di media sosial X/ Twitter sejak hari Selasa (5/9).

“India dilaporkan berencana mengganti namanya menjadi Bharat” bunyi salah satu unggahan di X.

India ganti nama jadi Bharat disebut terjadi karena adanya tuntutan yang disuarakan berkali-kali oleh masyarakat setempat.

Kabar India ganti nama jadi Bharat awalnya muncul ketika Perdana Menteri India Narendra Modi memakai kata Bharat ketika hadir di acara makan malam pertemuan G20 yang diadakan di negaranya.

Undangan yang dikirim kepada para peserta G20 di hari Selasa (5/9) memuat keterangan dari “The President of Bharat”, bukan dari “President India”.

Diketahui India menjadi tuan rumah KTT G20 pada 9-10 September 2023. G20 sendiri ialah forum ekonomi internasional yang beranggotakan negara-negara dengan ekonomi besar di dunia terdiri dari 19 negara dan 1 lembaga Uni Eropa. 

India sebenarnya selama ini dikenal dengan 2 nama, India dan Bharat. Namun nama India yang lebih populer digunakan baik itu di dalam maupun luar negeri. Bharat dalam bahasa Sansekerta kuno berasal dari teks-teks Hindu tua. Kata Bharat juga dari bahasa Hindi untuk menyebut India.

Pejabat Partai Bharatiya Janata yang berada di bawah pimpinan Narendra Modi mendukung perubahan nama negaranya.

Menurut mereka, nama India diperkenalkan oleh kolonial Inggris dan menjadi simbol perbudakan ketika masa penjajahan dulu. Inggris sebelumnya menjajah India selama 200 tahun. India baru merdeka di tahun 1947. 

Baca Juga : Siwon Kasih Pesan untuk Pemimpin Negara di KTT ASEAN 2023

India ganti nama menjadi Bharat kabarnya karena ingin hilangkan simbol pemerintah Inggris yang tersisa di negaranya baik itu di kota, politik, institusi, hingga buku sejarah.

Namun, undangan di malam acara G20 yang bertuliskan berasal dari President of Bharat jelas menjadi langkah nyata keinginan India untuk merubah namanya.

Parlemen India masih mengadakan sidang untuk menetapkan aturan, agenda sidang belum disampaikan pada publik. Sejumlah sumber menyebut anggota Parlemen akan mengajukan resolusi khusus agar nama India bisa diubah menjadi Bharat. Rencana ganti nama ini pun mendapat persetujuan dan dukungan penuh dari banyak pihak.

“India adalah nama yang diberikan oleh Inggris dan sudah lama sekali kami tertunda mendapat nama asli kami Bharat” kaat pemain kriket India Virender Sehwag yang mendukung perubahan nama negaranya.

“Kita tidak masalah jika ingin memakai kedua nama itu, India dan Bharat daripada melepaskan nama yang berbau sejarah yang saat ini diakui seluruh dunia” komentar anggota Partai Oposisi Kongres India Shashi Tharoor yang kurang setuju tentang perubahan nama negaranya. 

@baperanews.com Kabar pergantian nama India bermula dari pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi yang menggunakan kata "Bharat" dalam undangan makan malam G20 yang digelar di negara tersebut. #india #indiatiktok ♬ FULL CEK YT MOCIL FVNKY - Mocil || ????????????????????????????????????

Baca Juga : Akibat Bentrok Warga Hindu Muslim India, Satu Imam Masjid Tewas