Viral! Satpol PP Kendari Keroyok Penjual Kerupuk hingga Jatuh, Berakhir Damai

Penjual kerupuk dikeroyok oleh sejumlah anggota Satpol PP Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (5/2).

Viral! Satpol PP Kendari Keroyok Penjual Kerupuk hingga Jatuh, Berakhir Damai
Viral! Satpol PP Kendari Keroyok Penjual Kerupuk hingga Jatuh, Berakhir Damai. Gambar: Tangkapan Layar X/@regar_op0sisi

BaperaNews - Seorang penjual kerupuk berinisial D mengalami pengeroyokan oleh sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (5/2).

Peristiwa ini terjadi di kawasan eks MTQ, Jalan Abdullah Silondae, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga.

Kejadian tersebut terekam dalam video berdurasi 54 detik yang kemudian viral di media sosial.

Kasatpol PP Kota Kendari, Muhammad Ewa menjelaskan bahwa insiden ini bermula saat anggotanya melakukan patroli penertiban pedagang di kawasan eks MTQ. 

Baca Juga: 3 Jukir yang Cegat Bus Rombongan di Bandung dan Paksa Kawal Kini Diamankan Polisi

Penjual kerupuk tersebut diketahui sudah beberapa kali ditegur karena berjualan di lokasi yang tidak diperbolehkan.

Bahkan, ia pernah dibawa ke kantor Satpol PP dan menandatangani surat pernyataan, namun tetap kembali berjualan di lokasi tersebut.

Menurut Muhammad Ewa, saat penertiban berlangsung, penjual kerupuk itu menantang petugas untuk berkelahi.

Ia disebut memukul salah satu anggota Satpol PP terlebih dahulu, sehingga terjadi keributan yang terekam dalam video.

Menanggapi insiden penjual kerupuk dikeroyok, Muhammad Ewa menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas anggotanya yang terlibat dalam pengeroyokan.

Ia berencana memanggil mereka untuk memberikan teguran keras.

"Saya akan panggil anggota saya yang terlibat, dan akan saya kasih teguran keras. Rencananya besok saya panggil mereka," ujar Muhammad Ewa pada Rabu malam (5/2).

Baca Juga: Viral Ibu Melahirkan dalam Truk Saat Melintas di Jembatan Suramadu

Ia juga menekankan bahwa Satpol PP tidak boleh bertindak anarkis dalam menjalankan tugasnya. Ke depannya, ia akan mengingatkan seluruh personel agar kejadian serupa tidak terulang.

"Nanti juga saya beritahu mereka agar tindakan seperti dalam video itu tidak terulang lagi," tambahnya.

Setelah insiden dikeroyok Satpol PP, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai.

Pertemuan untuk menyelesaikan masalah ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Kendari terpilih, Sudirman, pada Jumat (7/2).

Dalam pertemuan tersebut, korban dan anggota Satpol PP berjabat tangan sebagai tanda kesepakatan damai.

Kerabat korban, Wahyu, mengungkapkan bahwa keluarganya menerima permintaan damai setelah adanya pertemuan dengan salah satu petugas Satpol PP dan Wakil Wali Kota Kendari.

"Iya tadi sudah datang silaturahmi, salah satu petugas Satpol PP bersama Pak Wakil Wali Kota Kendari, besok rencananya kami akan kembali bertemu di Polresta," ujar Wahyu pada Jumat (7/2) dikutip dari TribunnewsSultra.com.