UNESCO Buka Suara Soal 4 Negara Ingin Ajukan Kebaya Jadi Warisan Budaya

UNESCO akhirnya buka suara terkait 4 Negara Asia Tenggara yakni Singapura, Thailand, Malaysia, dan Brunei Darussalam yang ingin mendaftarkan kebaya sebagai warisan budaya.

UNESCO Buka Suara Soal 4 Negara Ingin Ajukan Kebaya Jadi Warisan Budaya
UNESCO buka suara soal 4 Negara yang ingin ajukan kebaya jadi warisan budaya. Gambar : Instagram/@therealdisastr

BaperaNews - Singapura, Thailand, Malaysia, dan Brunei Darussalam berniat mendaftarkan kebaya sebagai warisan budaya Negara mereka. Hal ini mengundang reaksi beragam dari warganet Indonesia dan internasional. Kebaya sendiri memang baju peninggalan nenek moyang yang biasa dipakai sejak zaman dahulu oleh Negara-negara melayu termasuk Indonesia.

UNESCO pun akhirnya buka suara terkait hal tersebut. Kepala Unit Budaya UNESCO Jakarta Moe Chiba menyampaikan pihaknya belum menerima informasi apapun tentang pengajuan tersebut, belum ada proposal pengajuan apapun.

“Menurut saya, mereka (Singapura, Malaysia, Thailand, dan Brunei Darussalam) masih merencanakan saja, pertanyaannya, kenapa Indonesia tidak masuk?” ujarnya pada Jumat (25/11).

Moe Chiba menjelaskan, keempat Negara tersebut telah mengadakan pertemuan dan konsultasi tentang pengajuan kebaya sebagai warisan budaya mereka, namun Indonesia tidak ikut serta. Ia menyarankan agar Indonesia ikut bergabung, mengajukan kebaya sebagai warisan budaya multi-nation.

“Indonesia tidak memberi konfirmasi mereka ingin gabung atau tidak, menurut saya mereka belum menyelesaikan konsultasi nasional” sambungnya.

Namun, Moe menegaskan, Negara manapun boleh mengajukan kebaya sebagai warisan budaya asal memang ada nilainya, dan sebuah produk, seharusnya tidak menjadi persaingan antar Negara.

UNESCO mendorong konsep kolaborasi, soal kebaya, Negara yang memiliki kekayaan dan nilai tersebut sebagai peninggalan dari nenek moyangnya, boleh mengajukan diri bersama-sama.

“Kami tidak ingin ini jadi sumber kompetisi atau pertarungan, jadi secara umum, kami mendorong agar dilakukan nominasi bersama atau multi nation” pungkasnya.

Baca Juga : Singapura, Malaysia, Thailand, Dan Brunei Akan Daftarkan Kebaya Ke UNESCO

Asal-Usul Kebaya di Indonesia

Bagaimana sebenarnya asal-usul kebaya di Indonesia? “Kebaya berasal dari lingkungan bangsawan kerajaan, wanita yang terhormat. Lahir dari lingkungan yang adiluhung dan budaya pemikiran islam yang menegaskan tentang baju tertutup” jelas Dosen Prodi Tata Busana universitas Pendidikan Indonesia Suaidi.

Sejak saat itu, kebaya terus muncul di Indonesia dan jadi salah satu kebanggaan wanita. Memang kebaya tidak hanya di Indonesia, beberapa Negara lain seperti Malaysia dan Singapura juga punya kebaya, hal ini berhubungan dengan adanya hubungan dagang di masa lampau.

Perdagangan di masa lampau membuat adanya kesamaan dalam berbusana, termasuk budaya, dan disesuaikan dengan budaya masing-masing. “Karena perdagangan, tumbuh berkembang dengan alamnya masing-masing” terangnya.

Pada akhirnya, kebaya memang jadi baju wanita yang dimiliki sejumlah Negara Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Baca Juga : Indonesia Resmi Punya 38 Provinsi, Berikut Daftar Lengkapnya!