Pria Lompat Dari Jembatan Suramadu di Depan Istrinya

Seorang pria melakukan aksi bunuh diri dengan cara melompat dari atas jembatan Suramadu di depan istrinya. Simak pesan pria kepada istrinya.

Pria Lompat Dari Jembatan Suramadu di Depan Istrinya
Seorang pria lompat dari atas jembatan Suramadu di depan istrinya. Gambar : jatim.viva.co.id/Nur Faishal

BaperaNews - Seorang pria bernama Tiin (29) bunuh diri dengan cara melompat dari atas jembatan Suramadu. Sebelum melakukan aksinya tersebut, ternyata Tiin sempat mengirim pesan terakhir pada istrinya, tentang sebuah kepiluan yang membuatnya putus asa dan memilih mengakhiri hidup.

Tiin terakhir kali naik motor bersama istrinya, Maslihah (28) pada Rabu sore (21/6). Saat itu mereka melintas di jembatan Suramadu. Tiin mendadak menghentikan laju motornya dan menyampaikan sebuah pesan kepada istrinya.

Kemudian setelah menyampaikan pesan tersebut Tiin melompat di jembatan Suramadu dan hilang ditelan arus air. Maslihah merasa tidak ada masalah dalam rumah tangga mereka, itu yang ia sampaikan pada polisi usai suaminya bunuh diri di depannya.

Kanit SAR Ditpolaruid Polda Jatim Iptu Guntur menyebut Maslihah bercerita suaminya spontan turun dari kendaraan dan naik ke pagar pembatas jembatan. Sebelum terjun, Tiin berpesan agar istrinya menjaga anak-anak mereka.

Itulah pesan pria lompat di jembatan Suramadu yang masih membekas di hati istrinya, Maslihah.

“Ketika berada di jembatan Suramadu, tiba-tiba korban turun dari motornya dan berkata jaga anak-anak pada istrinya. Kemudian berlanjut pria lompat di jembatan Suramadu.” kata Iptu Guntur pada Kamis (22/6).

Baca Juga : Ada Masalah Percintaan, Pemuda di Bekasi Nekat Bunuh Diri

Ketika suaminya hendak lompat, Maslihah berusaha menahannya, namun seluruh upaya yang ia lakukan sia-sia, agaknya korban telah bulatkan tekadnya dan merencanakan bunuh diri di jembatan tersebut.

Istri korban menarik baju dan kaki korban namun dari segi kekuatan lebih kuat korban. Korban tetap bisa naik ke atas pagar dan melompat.

“Selanjutnya korban naik ke pagar pembatas, istrinya berusaha menahan dengan memegang kaki serta baju suaminya, namun tidak bisa” pungkas Iptu Guntur.

Korban pria lompat di jembatan Suramadu sempat berenang terombang-ambing di lautan namun kemudian menghilang tenggelam terbawa arus gelombang laut.

Istri korban hingga saat ini tidak tahu masalah apa yang sebenarnya terjadi pada korban sampai memilih jalan bunuh diri, ia merasa tidak ada masalah pelik dalam keluarganya.

Tim pencarian kini telah temukan jenazah Tiin tepatnya di Desa Janteh, Kecamatan Kwanyar, Bangkalan. Tiin ditemukan pada Jumat pagi (23/6) dalam kondisi tewas di jarak 4,11 km dari titiknya melompat.

“Korban telah dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan di jarak 4,11 km dari lokasi kejadian awal” tutur Kepala Kantor Pencarian dan SAR Surabaya Hariyadi.

Jenazah pria lompat di jembatan Suramadu di depan istrinya ini dibawa ke RS PHC Surabaya untuk ditangani lebih lanjut untuk kemudian diserahkan pada pihak keluarga.

Baca Juga : Kasus Pria Bunuh Diri di Jalur KRL Permata Hijau: Depresi Ditinggal Istri dan Anak