Mahasiswa Unnes Tewas di Kontrakan, Ditemukan Tengkurap Dalam Ember

Mahasiswa Universitas Negeri Semarang ditemukan tewas dalam kondisi yang mencurigakan di kamar kontrakannya.

Mahasiswa Unnes Tewas di Kontrakan, Ditemukan Tengkurap Dalam Ember
Mahasiswa Unnes Tewas di Kontrakan, Ditemukan Tengkurap Dalam Ember. Gambar : Ilustrasi Kreator BaperaNews Via Canva.com

BaperaNews - Khoirul Mubin Fatyadi (21), mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) ditemukan tewas di kamar kontrakannya pada hari Selasa (8/8). Korban ialah mahasiswa dari Kendal, Jawa Tengah.

Korban ditemukan tewas dengan kondisi tertelungkup, kepalanya berada di dalam ember kamar mandi. Tewasnya mahasiswa asal Universitas Negeri Semarang membuat rekan korban dan warga sekitar geger. Mereka kaget karena sempat bertemu korban ketika menagih iuran listrik beberapa waktu sebelumnya.

Khoirul saat ini sedang melanjutkan studi S2 di Universitas Negeri Semarang. Korban terakhir kali keluar kamar pada hari Jumat (4/8) ketika menagih iuran listrik pada teman-temannya.

Setelah itu, korban tidak keluar kamar hingga ditemukan tewas di dengan posisi telungkup di kamar mandi dan kepala berada di dalam ember.

“Informasi dari teman-temannya mahasiswa Unnes tewas atas nama Khoirul sudah skripsi dan melanjutkan S2. Motor korban masih berada di parkir belakangan kontrakan” kata Kanit Reskrim Polsek Gunungpati Iptu Akhir Priyo.

Jenazah mahasiswa Unnes tewas masih divisum di RS Kariadi Semarang. Jika ditemukan tanda kekerasan, akan dilakukan otopsi.

“Kalau tidak ditemukan tanda kekerasan maka kami akan langsung serahkan pada pihak keluarga” imbuhnya. 

Baca Juga : Motif Mahasiswa UI Dibunuh Senior: Iri Korban Lebih Sukses dan Terlilit Utang Pinjol

Kepala Korban Ditemukan Dalam Ember dan Sering Sakit dan Pingsan

Hal yang aneh ialah Khoirul ditemukan tewas dalam kondisi telungkup di kamar mandi dan kepala berada di dalam ember.

Usai temuan jenazah korban mahasiswa Unnes tewas, bau menyengat tercium hingga teras kontrakan. Di kamar kontrakan juga terdapat ceceran darah. Di pintu kamar kontrakan korban terpasang garis polisi.

Ngarjo, pemilik kontrakan mendapat kabar ada mahasiswa Unnes tewas penghuni kontrakannya pada pukul 09.00 WIB. Ketika datang, ia sudah mencium bau menyengat.

“Dia baru tinggal di kontrakan ini selama 10 hari, sejak 28 Juli 2023” ungkap Ngarjo.

“Kami sudah bawa ke rumah sakit agar lebih detail korban ini ada tanda kekerasan atau tidak, korban sedang divisum. Korban diduga sudah tewas 3-4 hari sebelum ditemukan. Teman kontrakannya awalnya mencium bau bangkai dan menduga bau itu adalah bangkai orang yang sudah meninggal dunia” pungkas Priyo.

Saksi kemudian melapor Polsek Gunungpati dan warga setempat. Dari lutut korban ditemukan darah, namun bukan karena luka akibat terjatuh. Darah diduga muncul karena lutut korban membengkak dan mengelupas.

Ada 4 orang di kontrakan tersebut. Keluarga menyebut korban memang sering sakit dan pingsan. Jadi ada dugaan korban sedang dalam kondisi tidak fit sebelum meninggal dunia dan kemudian tewas di kamar mandi kontrakannya.

Baca Juga : Rekaman CCTV Detik Detik Pelaku ke Kos Mahasiswa UI Dibunuh