Viral Oknum TNI Cekcok Dengan Pengendara di Jalan, Pelaku Bawa Senjata Tajam

Viral video di media sosial aksi arogan oknum TNI sedang cekcok dengan pengendara lain di jalan hingga membawa senjata tajam.

Viral Oknum TNI Cekcok Dengan Pengendara di Jalan, Pelaku Bawa Senjata Tajam
Viral Oknum TNI Cekcok Dengan Pengendara di Jalan. Gambar : Tangkapan Layar Twitter.com/@Heraloebss

BaperaNews - Viral aksi arogan oleh ASN kembali terjadi. Kali ini dilakukan oleh oknum TNI. Video oknum TNI cekcok dengan pengendara tersebut diunggah oleh akun @heraloebss di Twitter.

Nampak dalam video, seorang oknum TNI sedang marah dan mengancam pengendara jalan lainnya dengan senjata tajam. Insiden oknum TNI cekcok dengan pengendara lain di jalan tersebut terjadi di Semarang, Jawa Tengah. Belum diketahui apa motifnya maupun kronologi oknum TNI cekcok dengan pengendara di jalan.

Namun nampak jelas oknum TNI tersebut mengeluarkan senjata tajam dari dalam mobil dan mengancam seorang pengendara jalan. “Plat H Semarang” komentar seorang warganet.

Pelaku oknum TNI cekcok dengan pengendara tersebut nampak beradu argumen dengan pengendara mobil Toyota Sienta warna putih hingga berteriak dengan nada marah. Pelaku kemudian berhenti di lampu merah dan memarkirkan mobilnya di tengah jalan.

Pelaku berseragam TNI tersebut langsung keluarkan senjata tajam dari dalam mobilnya dan mengarahkan pada pengendara Toyota Sienta.

Kabid Humas Polda Jateng Kompol Iqbal Alqudusy menyebut belum mengetahui kejadian oknum TNI cekcok dengan pengendara secara detail, pihaknya masih melakukan penyelidikan berdasarkan bukti rekaman video di media sosial. “Masih diselidiki” tutur Iqbal Alqudusy singkat pada Minggu (5/3).

Baca Juga : Viral! Seorang Anak Dua Tahun Hilang Secara Misterius Selama 18 Jam

Sedangkan tentang hukuman kode etik profesi, hukum, dan lainnya akan diproses oleh Kodam IV Diponegoro. “Hal itu bisa ditanyakan langsung ke Pendam” pungkas Iqbal Alqudusy.

Di video yang beredar, oknum TNI yang menjadi pelakunya memakai seragam TNI, namun ia tidak memakai mobil dinas. Ia memakai kendaraan pribadi bernomor plat dinas. Tidak dijelaskan pula oleh pengunggah video apa dasar masalah yang terjadi, urusan pribadi atau terkait dengan kecelakaan lalu lintas.

Namun hal ini disesalkan banyak pihak, mencerminkan arogansi berlebihan dari aparat negara. Jusri Pulubuhu Founder and Training Director Jakarta Defensive menilai aksi oknum TNI cekcok dengan pengendara tersebut tidak pantas untuk ditiru, apapun masalahnya tentu wajib diselesaikan dengan cara yang damai, tidak perlu dengan ancaman atau kekerasan.

Misalnya berhenti di bahu jalan untuk negosiasi dan mencari jalan keluar. Bisa pula pihak yang berkonflik ke kantor polisi untuk menyelesaikan perkara secara hukum dengan perantara pihak ketiga.

“Jadi tak perlu main hakim sendiri, jalan raya kan jalan milik bersama. Bisa menepi dulu, atau di tempat yang aman untuk jalur hukum. Dilihat kan juga tidak etis, ribut kok di jalan” ucap Jusri tentang kasus tersebut.

Baca Juga : Kasus 'Anak Pejabat' Hobi Flexing, Ini Pentingnya Pola Asuh Orang Tua