Perpusnas RI Batal Pangkas Jam Operasional, Hari Minggu Tetap Buka
Perpusnas RI batal kurangi jam operasional usai mendapat respons publik. Layanan tetap buka seperti biasa, termasuk hari Minggu.

BaperaNews - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI membatalkan rencana pengurangan jam operasional Perpusnas yang sebelumnya diumumkan sebagai bagian dari kebijakan efisiensi anggaran.
Keputusan ini disampaikan melalui akun media sosial resmi Perpusnas setelah mendapat berbagai respons dari masyarakat dan pemustaka.
Dalam unggahannya pada Jumat (7/2) sore, Perpusnas menyampaikan apresiasi kepada para pengguna yang memberikan perhatian terhadap kebijakan ini.
"Kepada para pengguna layanan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia, kami ucapkan terima kasih atas perhatian yang telah diberikan. Dengan ini kami beritahukan bahwa pengumuman pagi ini tentang rencana perubahan waktu layanan di Perpusnas DIRALAT dan dinyatakan tidak berlaku," demikian pernyataan resmi Perpusnas.
Dengan pembatalan ini, jam operasional Perpusnas kembali mengikuti jadwal semula, yaitu:
- Senin–Jumat: pukul 08.00–19.00 WIB
- Sabtu–Minggu: pukul 09.00–16.00 WIB
Pengumuman ini menegaskan bahwa hari Minggu tetap menjadi hari operasional bagi layanan perpustakaan, sebagaimana sebelumnya.
Baca Juga : Asik! Perpusnas RI Kini Kembali Dibuka Hingga Malam Hari
Sebelumnya, pada Jumat (7/2) pagi, Perpusnas sempat mengumumkan rencana pengurangan jam operasional Perpusnas sebagai tindak lanjut atas kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
Jika rencana tersebut diterapkan, layanan perpustakaan akan mengalami perubahan jadwal sebagai berikut:
- Senin–Kamis: pukul 08.00–16.00 WIB
- Jumat: pukul 08.00–16.30 WIB
- Sabtu: pukul 09.00–15.00 WIB
Minggu, cuti bersama, dan libur nasional: tutup
Perubahan ini sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang dikeluarkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Kebijakan ini bertujuan untuk melakukan efisiensi belanja kementerian dan lembaga dalam pelaksanaan APBN dan APBD 2025, dengan target penghematan anggaran negara sebesar Rp306,69 triliun.
Dana yang dihemat dialokasikan untuk program-program prioritas pemerintahan, salah satunya program makan bergizi gratis.
Pengumuman awal tentang pemangkasan jam operasional Perpusnas mendapatkan banyak respons dari masyarakat, terutama pemustaka yang rutin menggunakan layanan perpustakaan.
Banyak pengguna yang berharap agar Perpusnas tetap beroperasi seperti biasa, khususnya pada akhir pekan.
Merespons masukan tersebut, Perpusnas akhirnya mengumumkan pembatalan kebijakan pemangkasan jam operasional Perpusnas pada Jumat sore, hanya beberapa jam setelah pengumuman awal.
Dengan keputusan ini, masyarakat tetap dapat mengakses layanan perpustakaan sesuai jadwal semula, termasuk pada hari Minggu.
Keputusan ini menegaskan bahwa Perpusnas tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan maksimal kepada pemustaka, meskipun pemerintah pusat menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.
Baca Juga : Efisiensi Anggaran, Perpusnas RI Pangkas Jadwal Operasional