Gegara Bau Babi, Sebuah Pesawat Terpaksa Lakukan Pendaratan Darurat

Penerbangan KLM 685 mendarat darurat di Bermuda akibat bau menyengat dari 100 babi di kargo. Penumpang ditampung di hotel, babi dirawat aman.

Gegara Bau Babi, Sebuah Pesawat Terpaksa Lakukan Pendaratan Darurat
Gegara Bau Babi, Sebuah Pesawat Terpaksa Lakukan Pendaratan Darurat. Gambar : Ilustrasi Canva

BaperaNews - Penerbangan maskapai KLM yang berangkat dari Amsterdam menuju Meksiko terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bermuda setelah bau menyengat dari 100 ekor babi yang dibawa dalam ruang kargo mengganggu kru pesawat dan penumpang. 

Penerbangan KLM 685, yang mengangkut hampir 260 penumpang dan kru, harus berbelok ke Bermuda pada Jumat (13/12), untuk mendapatkan udara segar. Insiden ini menambah daftar kejadian tak terduga yang terjadi di dunia penerbangan.

Berdasarkan informasi yang diterima dari pihak operator bandara, bau kuat yang ditimbulkan oleh babi-babi yang diangkut dalam pesawat Boeing B787-9 itu memaksa kru untuk segera mengambil keputusan.

"Aroma khas dari 100 ekor babi yang berada di ruang kargo membuat kru pesawat memutuskan untuk mengalihkan penerbangan ke Bermuda untuk menghirup udara segar," ungkap Skyport, operator bandara Bermuda, seperti dilansir Royal Gazette, Minggu (15/12).

Pesawat yang sebelumnya dijadwalkan terbang langsung dari Amsterdam menuju Meksiko City ini, akhirnya mendarat di Bandara Internasional LF Wade di Bermuda.

Keputusan ini diambil demi kenyamanan penumpang dan kru yang terpapar bau tidak sedap dari babi-babi tersebut. 

Para penumpang dan kru pun harus menghadapi perjalanan yang kacau, karena mereka harus diproses dan ditampung sementara di hotel-hotel setempat sebelum melanjutkan perjalanan mereka.

Baca Juga : Burung Nasar Tabrak Pesawat di Brasil: Insiden Penerbangan Berakhir Aman Berkat Aksi Pilot

Pihak operator bandara juga menjelaskan bahwa 100 ekor babi yang dibawa dalam pesawat itu akan dirawat dengan aman di lokasi yang telah disiapkan di Bermuda.

"Pemerintah Bermuda, Menzies (layanan darat), Delta Air Lines, dan Skyport bekerja sama untuk memastikan babi-babi itu diperlakukan secara manusiawi selama masa sulit ini," ujar operator bandara dalam keterangannya.

Penerbangan yang terpaksa mendarat di Bermuda ini juga melibatkan kerjasama antara beberapa pihak. Juru bicara Skyport menambahkan bahwa tim mereka sudah terbiasa menangani situasi tak biasa.

"Tim kami di Skyport sudah terbiasa menangani segala macam situasi yang tidak biasa, dan hari ini tidak terkecuali. Berkat kolaborasi yang sangat baik antara KLM, Delta Air Lines, dan mitra lokal, baik pengunjung berkaki dua maupun berkaki empat kami aman dan terlayani dengan baik," jelasnya. 

Meskipun kejadian ini tidak direncanakan sebagai bagian dari liburan Natal, pihak terkait memastikan semua pihak yang terlibat tetap mendapatkan pelayanan terbaik.

Setelah mendarat di Bermuda, penerbangan KLM 685 dijadwalkan untuk melanjutkan perjalanan pada Sabtu (14/12), pukul 21.40 waktu setempat.

Proses pemindahan babi ke tempat yang lebih aman dilakukan dengan bantuan dokter hewan dari pemerintah Bermuda, yang memastikan perawatan yang layak bagi hewan tersebut. 

Baca Juga : Pilot Turkish Airlines Tewas Mendadak Saat Terbang, Pesawat Mendarat Darurat