Mulai Tahun Depan, Sistem Pembayaran Jalan Tol Menggunakan MLFF. Apa Itu MLFF ?

Pemberlakuan sistem pembayaran tol tanpa sentuh diberlakukan tahun depan, bagaimana sistemnya ?

Mulai Tahun Depan, Sistem Pembayaran Jalan Tol  Menggunakan MLFF. Apa Itu MLFF ?
Sumber : lifepal.co.id

BaperaNews - Mulai September tahun 2022, akan dilakukan Sistem pembayaran jalan tol tanpa sentuh atau yang biasa disebut dengan Multi Lane Free Flow (MLFF) dan implementasi penuh satu tahun kemudian memungkinkan pengendara mobil tidak perlu berhenti dan mengantri untuk melakukan pembayaran di gerbang tol.

MLFF merupakan sebuah sistem pembayaran tol tanpa harus stop atau berhenti. Nantinya, para pengguna jalan tol tak perlu berhenti untuk melakukan "tap" kartu e-Toll pada mesin-mesin yang tersedia di gerbang tol seperti yang ada saat ini.

Teknologi MLFF ini diketahui menggunakan sistem Global Navigation Satelit System (GNSS) guna mengenali dan menentukan posisi kendaraan yang masuk ke dalam jalan tol.

Sistem GNSS ini nantinya akan memanfaatkan konektivitas smartphone dan satelit sehingga palang dan gerbang tol tidak lagi diperlukan.

Dengan diterapkannya sistem ini tentu akan memudahkan para pengguna untuk dapat masuk dan keluar jalan tol tanpa hambatan, dan tarif tol nantinya akan terpotong otomatis dari saldo pengguna lewat aplikasi yang berfungsi sebagai On Board Unit (OBU) elektronik atau e-OBU saat melewati sensor pada akses masuk tol.

Sistem GNSS ini berbeda dengan sistem Radio Frequency Identification (RFID) yang proses identifikasinya menggunakan frekuensi transmisi radio.

Danang Parikesit selaku Kepala BPJT menyampaikan bahwa pembayaran tol tanpa sentuh ini dapat mengurangi emisi karbon kendaraan, selain itu juga mendukung digitalisasi pembayaran dengan membuka seluruh opsi pembayaran yang dapat dipantau secara realtime, sehingga efisiensi biaya operasional tol dengan jaminan penerimaan 100 persen pendapatan tol.

Danang menyampaikan bahwa dengan adanya sistem tersebut bisa menghemat waktu 30 detik sampai 5 menit, dimana waktu tersebut biasanya digunakan untuk bertransaksi di gerbang tol dan dapat mengurangi emisi sampai 35 persen.

Danang menjelaskan bahwa pihaknya sedang mengejar pemberlakuan pembayaran tol otomasi ini, Pemerintah China juga melakukan hal yang sama untuk menerapkan penggunaan GNSS pada kendaraan Golongan 1.

Sementara itu, sistem tersebut juga diterapkan di Eropa untuk kendaraan berat. Namun, untuk kendaraan pribadi baru Indonesia dan China yang akan menjadi dua negara pertama yang menggunakan GNSS.

Sistem pembayaran MLFF ini juga dinyatakan dapat menghemat waktu tempuh pengguna jalan tol.

Terakhir, Danang menjelaskan bahwa implementasi tahap pertama penggunaan teknologi MLFF ini akan diberlakukan di 40 ruas tol yang berada di Jawa dan Bali pada tahun depan.