Ingin Saingi TikTok, Elon Musk Siapkan Cuan Untuk Konten Kreator Di Twitter

Elon Musk akan menyiapkan cuan untuk konten kreator di Twitter, hal tersebut dilakukan Elon Musk sebagai gebrakan untuk bersaing dengan TikTok.

Ingin Saingi TikTok, Elon Musk Siapkan Cuan Untuk Konten Kreator Di Twitter
Elon Musk akan menyiapkan cuan untuk konten kreator di Twitter, hal tersebut dilakukan Elon Musk karena ingin saingin TikTok. Gambar : REUTERS/Dok. Dado Ruvic

BaperaNews - Bos baru Twitter, Elon Musk kembali buat gebrakan baru untuk menarik pengguna, yakni dengan menyiapkan cuan untuk konten kreator di Twitter, hal ini disebut cara baru Elon Musk untuk saingi TikTok.

Inisiatif ini diumumkan langsung oleh Elon Musk melalui cuitannya, ia juga ingin Twitter bisa menyajikan konten tulisan panjang tanpa harus menyertakan screenshot.

“Twitter akan segera menambahkan kemampuan untuk melampirkan teks panjang ke tweet, mengakhiri absurdnya tangkapan layar notepad. Diikuti dengan monetisasi untuk kreator pada semua bentuk konten” cuitnya.

Twitter sebelumnya hanya menyediakan 140 karakter per cuitannya, pada tahun 2018 naik menjadi 280 karakter. Kini direncanakan akan dibuat fitur baru yang memungkinkan pengguna bisa membuat cuitan panjang. Fitur ini sebelumnya telah ada di Instagram dan Facebook.

Fitur teks panjang di Twitter ini oleh penulis Teknologi dan Spotter Jane Manchun menyebut dinamai “Articles”, sebuah tulisan panjang. Pihak Twitter sendiri belum buka suara secara resmi tentang kapan atau kepastian tentang fitur Articles.

Baca Juga : Elon Musk Bakal Saingi Tiktok Dengan Membangun Kembali Aplikasi Vine

Juru bicara Twitter hanya menyebut, “Selalu ada cara baru untuk membantu memulai dan terlibat dalam sebuah percakapan”, namun ia juga menyampaikan informasi lanjutan nanti akan disampaikan tentang fitur tersebut.

Elon Musk berusaha keras dengan beragam siasat dan fitur anyar untuk menyaingi media sosial lainnya, sebelumnya Elon Musk juga mengisyaratkan kebangkitan Vine. Vine ialah aplikasi sejenis TikTok yang kini telah nonaktif karena minim pelanggan, kalah dari pesaingnya.

Vine juga bagian dari Twitter. Seorang pekerja di Twitter yang tidak mau disebut namanya mengungkap saat ini para insinyur di Twitter diminta untuk melihat kode Vine dan mencari tahu apa saja upaya yang bisa dilakukan untuk kembali hidupkan Vine.

The Verge memberitakan, Vine ditargetkan hidup kembali di akhir tahun 2022 ini. Elon Musk sering komunikasi dengan pengguna Twitter, salah satunya dengan membuat poling tentang beragam fitur di Twitter termasuk Vine untuk mengetahui minat dan keinginan pengguna terhadap masa depan Twitter.

Cuan untuk konten kreator di TikTok ialah 2-4 sen per 1.000 penonton per konten, artinya, seorang konten kreator di TikTok bisa mendapat US$ 20 – 40 atau Rp 629 ribu per kontennya yang dilihat jutaan kali.

Bagaimana dengan cuan yang dijanjikan Twitter? Tunggu saja informasi resminya yupz.

Baca Juga : Elon Musk Akan Datang Ke Bali Dan Jadi Pembicara Di B20 Summit Bali