Diduga Tersinggung Isi Bensin Rp25 Ribu, Sopir Mobil Ini Tonjok Pegawai SPBU di Rest Area Semarang
Pengemudi mobil di Rest Area KM 429 Semarang tonjok pegawai SPBU akibat kesalahan penyebutan nominal pengisian bahan bakar.

BaperaNews - Insiden kekerasan terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Rest Area KM 429 Tol Semarang-Solo, Kabupaten Semarang.
Seorang pengemudi mobil dilaporkan memukul seorang pegawai SPBU setelah diduga tersinggung akibat nominal pengisian bahan bakar yang disebutkan.
Kejadian ini berlangsung pada Kamis (12/12) pukul 16.45 WIB dan terekam dalam video yang viral di media sosial.
Peristiwa ini bermula ketika seorang pengendara mobil berpelat nomor K 1150 KO mengisi bahan bakar jenis Pertalite senilai Rp25.000. Saat proses pengisian, operator SPBU secara tidak sengaja menyebutkan nominal Rp250.000.
Kesalahan tersebut segera dikoreksi dan diikuti dengan permintaan maaf berulang kali. Namun, pengemudi diduga tetap merasa tersinggung dan langsung menunjukkan kemarahannya.
Dalam video yang beredar, terlihat pengemudi keluar dari mobil, menghampiri operator SPBU, dan memukul wajah pegawai tersebut. Meskipun ada upaya dari pegawai lain untuk melerai, pengemudi tetap melanjutkan tindakannya dengan melakukan pemukulan kedua sebelum kembali ke mobil.
Manajer Komunikasi dan Hubungan PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho, membenarkan insiden ini. Ia menyebut bahwa kejadian tersebut terjadi di SPBU 43.507.17 Rest Area KM 429 A Tol Semarang-Solo.
Baca Juga: Usai Viral Insiden Perwira TNI Tampar Manajer SPBU di Palu, Berujung Damai dan Minta Maaf
“Operator SPBU telah meminta maaf beberapa kali kepada konsumen atas kesalahan tersebut. Namun, pengendara tetap keluar dari mobil dan memukul wajah operator,” ujar Brasto pada Jumat (13/12).
Ia juga menyesalkan aksi kekerasan ini, seraya mengimbau agar konsumen tetap mematuhi hukum dan etika saat bertransaksi di SPBU.
Video insiden pegawai SPBU dipukul ini diunggah oleh beberapa akun Instagram, termasuk @beritasemaranghariini dan @Undercover.id, yang memicu berbagai reaksi warganet. Banyak komentar mengkritik tindakan pengemudi yang dianggap berlebihan karena nominal pengisian bahan bakar.
“Isi bensin Rp25 ribu, marah-marah malah main pukul. Kalau malu, lebih baik tidak usah membeli,” tulis salah seorang netizen.
"Mobil rental ini, saya hapal banget mobilnya soalnya pernah bawa mobil ini juga," komentar lainnya dari netizen.
Komentar lain juga menyoroti pentingnya menjaga adab dan perilaku yang sesuai dalam situasi tersebut.
Pertamina menegaskan bahwa operator SPBU telah menjalankan tugasnya sesuai dengan prosedur. Brasto Galih Nugroho berharap kejadian serupa tidak terulang di masa depan, dengan menekankan pentingnya menyelesaikan masalah secara bijak tanpa kekerasan.
Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai tindak lanjut kasus ini atau potensi tindakan hukum terhadap pengemudi yang bersangkutan.
Namun, rekaman video yang telah viral di media sosial diharapkan dapat membantu pihak berwenang dalam memproses kasus ini lebih lanjut.
Baca Juga: Oknum TNI yang Tampar Manajer SPBU di Palu Kini Jalani Proses Hukum Internal