Baca Juga : Bus Persis Solo Dilempari Batu, Gibran Senggol PSSI dan Kapolri

Tindakan tegas ini berhubungan dengan insiden tidak menyenangkan yang dialami Persis Solo usai bertanding Liga 1 melawan Persita Tangerang. Laga berakhir dengan imbang tanpa gol. Usai bertanding, ketika hendak pulang, bus Persis Solo mendadak diserang sejumlah suporter Persita, kaca bus dilempari batu.

Di dalam bus terdapat pemain dan official, salah seorang official terluka akibat insiden penyerangan batu ke bus Persis Solo tersebut, kaca bus juga pecah karena ulah oknum. Persita kemudian menyatakan dengan tegas tidak akan memberi toleransi atas perbuatan ini.

“Saya yakin suporter Persita punya hubungan yang baik dengan suporter Persis Solo, namun sekarang dirusak oleh beberapa oknum. Sudah cukup kejadian semacam ini terjadi di sepakbola Indonesia, sekarang saatnya berbenah diri, saling merangkul antar suporter, sepakbola seharusnya jadi alat pemersatu, bukan untuk bermusuhan” tutur Presiden Persita Ahmed Rully.

Insiden penyerangan batu ke bus Persis Solo ini sempat disorot oleh Walikota Solo Gibran Rakabuming. Gibran berharap hal semacam ini bisa ditindak tegas, sebab menandakan beberapa oknum belum jera dengan rentetan tragedi sepakbola yang terjadi di Indonesia yang salah satunya ialah Tragedi Kanjuruhan dengan korban jiwa 135 orang, menurut Gibran, jika tidak diperbaiki, maka hanya tinggal tunggu waktu apes saja.

Baca Juga : Kronologi Bus Persis Solo Dilempari Batu Usai Laga Lawan Persita Tangerang

Tags:

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Nurosalina
Nurosalina