Nama-nama Unik di Dukcapil, Ada Covid Hidayat hingga Dinas Komunikasi Informatika Statistik

Wamendagri Bima Arya ungkap nama unik di database Dukcapil, dari "Covid Hidayat" hingga "Benteng Republika". Simak daftar lengkapnya di sini!

Nama-nama Unik di Dukcapil, Ada Covid Hidayat hingga Dinas Komunikasi Informatika Statistik
Nama-nama Unik di Dukcapil, Ada Covid Hidayat hingga Dinas Komunikasi Informatika Statistik. Gambar : BaperaNews/Khoirun Nida

BaperaNews - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto baru-baru ini mengungkapkan daftar nama-nama unik yang tercatat dalam database kependudukan Indonesia. 

Nama-nama tersebut ditemukan dalam data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Bima Arya membagikan daftar tersebut melalui akun Instagram pribadinya pada Senin (17/1). 

Nama-nama ini menarik perhatian publik karena mencerminkan fenomena sosial dan budaya yang ada di Indonesia, baik yang terkait dengan masa pandemi COVID-19 maupun dengan semangat nasionalisme.

Bima Arya menjelaskan bahwa beberapa nama unik tersebut muncul karena berbagai latar belakang, seperti momen kelahiran yang bertepatan dengan pandemi COVID-19, serta nama yang diambil dari tempat kerja orangtua atau bahkan lembaga pemerintah.

Salah satu hal yang menarik adalah banyaknya nama yang mengandung kata "Covid" dan "Republik", yang menunjukkan pengaruh besar dari peristiwa global tersebut terhadap pemilihan nama.

Beberapa nama bahkan menggunakan istilah yang berhubungan dengan satuan dinas lembaga pemerintah.

Di antara nama-nama paling unik yang tercatat, terdapat beberapa yang cukup mencolok dan berbeda dari nama pada umumnya. Misalnya, ada nama seperti "Ni Ketut Citra Covida Karantina" dan "Covid Hidayat".

Nama-nama ini jelas mencerminkan dampak pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia dan dunia, serta memberikan gambaran bagaimana momen besar tersebut terekam dalam pilihan nama anak-anak. 

Selain itu, ada juga nama "Muhammad Cesar Al Covid" yang menggabungkan elemen religi dengan fenomena pandemi.

Selain nama-nama yang terinspirasi oleh pandemi, ada juga nama yang menunjukkan kecintaan terhadap Indonesia. Sebagai contoh, nama "Dinas Komunikasi Informatika Statistik" mencerminkan penggunaan nama dari lembaga pemerintah yang terdaftar dalam database Dukcapil.

Baca Juga : 5 Nama Unik Warga Indonesia, Ada Selamat Idul Fitri Hingga Selamat Pagi

Nama seperti "Mohammad Akbar Republik Indonesia Anshori" dan "Benteng Republika" juga menunjukkan nuansa nasionalisme yang kuat, mencerminkan rasa kebanggaan terhadap negara dan identitas Indonesia.

Nama-nama yang berhubungan dengan "Republik Indonesia" tersebut menciptakan kesan patriotik yang kental.

Beberapa nama lainnya yang juga mencuri perhatian adalah "Muhammad Rufi Rupublik Indonesia" dan "Raden Nakolu Republik Indonesia 1 Sakti Aji". Nama-nama ini memadukan unsur tradisional dengan semangat kebangsaan.

Bahkan ada nama yang lebih panjang dan kompleks, seperti "Raden Sadewo Republik Indonesia 2 Sakti Aji", yang menggambarkan adanya perpaduan antara identitas kebangsaan dan nilai-nilai tradisional Indonesia.

Daftar nama-nama unik ini tentunya memberikan gambaran menarik mengenai bagaimana masyarakat Indonesia terkadang memilih nama anak-anak mereka berdasarkan berbagai faktor, termasuk peristiwa besar, tempat kerja orang tua, atau bahkan rasa cinta terhadap negara.

Bima Arya Sugiarto juga menambahkan bahwa nama-nama unik ini menjadi catatan penting dalam data kependudukan yang dikelola oleh Dukcapil, yang mencerminkan keragaman budaya dan sejarah yang hidup di masyarakat Indonesia.

Sebelumnya, Bima Arya juga pernah membagikan daftar nama yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia melalui akun Instagram-nya pada Minggu (12/1).

Nama-nama tersebut umumnya terdiri dari satu atau dua kata dan lebih umum digunakan di kalangan masyarakat. 

Nama perempuan yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah "Nurhayati", yang tercatat sebanyak 254.922 orang. Sedangkan untuk nama laki-laki, "Sutrisno" menjadi nama yang paling populer, dengan jumlah sebanyak 144.497 orang.

Selain itu, Bima Arya juga membagikan informasi tentang nama-nama bayi yang paling populer sepanjang tahun 2024.

Nama bayi perempuan yang paling banyak digunakan adalah "Allea Shanum Almahyra", yang tercatat sebanyak 1.293 bayi. Sedangkan nama bayi laki-laki yang paling banyak digunakan adalah "Muhammad Al Fatih", yang tercatat sebanyak 1.326 bayi.

Baca Juga : 7 Tahun Beruntun, Indonesia Jadi Negara Paling Dermawan di Dunia Versi WGI